HKBP Butuh Peran Ekonomi

Artikel-Khotbah-Renungan 1 Comment »

I. Kenapa HKBP butuh Peran Ekonomi?

Ada beberapa alasan kenapa gereja HKBP membentuk peran sosial ekonominya di jemaat, masyarakat. Selain alasan sejarah, yang utama adalah karena tugas panggilan Tuhan sebagaimana diungkapkan Alkitab dan juga tercermin di dalam pengakuan Iman/

confessi HKBP Aturan dan Peraturan.

Dalam teologi Marthin Luther, ia memegang tardisi scholastic yang rnergikuti Aristoteles, yang mengojarkan bahwd, “money does not produce money” dan “usury is something evil”. Sehubungan dengan itu secara terbuka ribs dan membayar bungs dianggap doss. Hal itu terjadi, karena pada waktu praktek riba telah menjadikan uang menghasilkan uang. Tapi ia juga secara radikal mengatakan bahwa perbuatan kasih adalah sejalan dengan ajaran, iman, sakramen dan dos. Karena itu Gereja dan para pelayan juga dianjurkan agar bersatu untuk mewujudkan pelayanan seluas kebutuhan sesama. Hal ini dilihat sudah diungkapkan dalam Firman Tuhan sebagaimana dapat dibaca dalam 1 Korintus 16.1-4, Kis. 11.28, Roma 15.26, 2 Korintus 8.1-15, Kis. 24.17.

Di era Missioner gereja

HKBP dalam pengakuan imannya dan yang nampak dari sejak berdirinya ditengah dunia ini telah memahami bahwa Injil Yesus Kristus harus diberitakan dengan murni. Dalam Konfessi HKBP tanda penampakan Kasih Kristus adalah mengkotbahkan kabar baik ditengah gereja, di dunia dan kepada segala mahluk. Memelihara dan melayankan Sakramen, menggembalakan warga Gereja, mengawasi seluruh kegiatan gereja, mengajarkan dan memelihara ajaran murni, manjalankan hukum siasat gereja, pengembalaan dan menentang ajaran sesat, manjalankan pelayanan Kasih, membebaskan orang dari berbagai kemiskinan dan kebodohan.

II. Apakah Ekonomi CUM HKBP?

Model ekonomi yang dikelola HKBP saat ini dikembangkan melalui pengalaman yang dahulu masih mengikuti konsep ekonomi alternatip dari lembaga yang sudah ada. Idiologi yang kuat selama ini nampaknya meniadakan partisipasi, sense of belonging dari anggota/ masyarakat. Bertolak dari situ gagasan Credit Union Modifikasi mengutamakan kebersamaan anggota dan saling percaya mempercayai diantara anggota.

Kajian CUM adalah atas motivasi belas kasih ( Maz 112.5 ) sangat menentang gerakan ekonomi yang memiskinkan dan mematikan prakarsa masyarakat. Itu sebabnya CUM tidak akan mengembangkan keuntungan yang melampaui batas/mencekik. CUM menolak segala usaha ekonomi yang didasarkan pada perilaku kepentingan penanam saham saja, tanpa memperhatikon nilai-nilai kemanusiaan.

Prinsip ekonomi CUM adalah juga menghidupkan, bukan membunuh, Yoh. 10.10. Karena itu keanggotaannya pun terbuka bagi mereka yang memperoleh banyok. Mereka memberi lebih banyak dari anggota yang lain, bukan karena kelebihannya, melainkan supaya terjadi keseimbangan mencukupkan kekurangan yang berkekurangan, 2 Kor. 8,1-15. Tapi pada waktu yang sama CUM HKBP tidak mengajorkan pemberian cuma-curve, tanpa tangungjawab. Karena itu mereka yang miskin, tertindas, terbelenggu perlu dibebaskan secara utuh baik pemahaman akan Firman Tuhan, akan makno belas kasih Tuhan, juga pemahamon yang memberdayakan jemaat agar menggunakan pinjamannya untuk memperbaiki kehidupannya.

III. Kondisi CUM HKBP

Sampai pada saat ini CUM HKBP telah berada di 11 Distrik wilayah pelayanan HKBP, dengan jumlah CUM 26. Total anggota 672, dan jumlah total dana yang telah terkumpul dan disalurkan adalah sebesar 6,1 Milyar rupiah per Juli 2008

IV. Visi

Menjadi lembaga keuangan yang berdaya menyatukan persepsi, membangun nilai-nilai solidaritas, kemandirian dan pencerdasan sehingga tercapai kesejahteraan anggotanya dan berdampok pada kehidupan gereja, masyarakat dan bangsa. (Yeremia 29:7).

Sumber : Bakti J. Situmorang

Mengapa Penginjilan di Simalungun Tidak Terlalu Sukses

Artikel-Khotbah-Renungan 1 Comment »

Mengapa Penginjilan yang dilakukan oleh Para Zending dari Jerman dahulu di tanah Simalungun tidak seberhasil dengan kesuksesan yang diraih mereka di Tapanuli?

Penyebab utamanya karena para Zending tersebut dipengaruhi oleh tarombo Tapanuli yang selalu menaruh suku Simalungun,Karo,Pakpak,Mandailing,Angkola dan bahkan Nias sebagai hasil diaspora dari Tapanuli yang mana membuat Para Zending selalu menyebarkan injil di dalam masyarakat Simalungun bukan memakai bahasa Simalungun namun memakai bahasa Toba.

Masyarakat Simalungun merasa kecewa dengan Para Zending yang seakan-akan tidak menghargai budaya dan bahasa Simalungun sebagai salah satu budaya yang berdiri sendiri dan mandiri bebas dari pengaruh Toba.

Bagaimana masyarakat Simalungun bisa mengerti injil dan khotbah yang diucapkan oleh Para Zending menggunakan bahasa Toba?walaupun sekilas sama namun tetap ada beberapa kosa kata yang berbeda dan bahkan ada kosa kata yang sama namun artinya berbeda.Selain itu secara psikologis orang Simalungun merasa dilecehkan oleh Para Zending karena tidak mau mempelajari budaya,adat dan bahasa Simalungun namun selalu menyamakan orang Simalungun layaknya orang Toba.

Selain itu di Simalungun bawah proses penginjilan juga ditentang oleh Raja Siantar marga Damanik yang telah menjadi muslim dan ingin agar semua rakyatnya sama seperti dirinya yang merupakan seorang Muslim.Proses Islamisasi yang lebih dekat ke adat Simalungun karena menghargai adat dan budaya Simalungun membuat ketertarikan masyarakat Simalungun bawah lebih mudah masuk Islam ketimbang ajaran Kasih yang dibawa oleh para penginjil Jerman tsb.

Syukurlah Simalungun mempunyai seorang Pendeta yang berkharisma dan perhatian pada budaya asli mereka sendiri yaitu Pdt.J.Wismar.saragih Sumbayak.Pada saat ia masih hidup,ia sukses memisahkan GKPS dari HKBP dan menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Simalungun,hal ini disambut dengan positif masyarakat Simalungun dengan banyaknya yang berpindah dari agama suku ke Kristen sehingga membuat GKPS benar2 berfungsi sebagai lembaga penginjilan,pembinaan iman dan sekaligus pelindung bahasa Simalungun dari serangan Tobanisasi yang melanda Simalungun.

Sumber : Sevilla99

Pucuk Pimpinan HKBP Periode 2008-2012 Dilantik di Pearaja

Berita Nasional 1 Comment »
LAMBAIKAN TANGAN DALAM DAMAI:
Pdt Dr Bonar Napitupulu yang terpilih menjadi Ephorus HKBP Periode 2008-2012 (kiri) bersama calon Ephorus Pdt WTP Simarmata MA, melambaikan tangan dengan kompak dan di dalam damai suka cita, setelah hasil perhitungan suara dibacakan yang dimenangkan oleh Pdt Dr Bonar Napitupulu, dalam Sinode Godang HKBPHKBP Seminarium Sipoholon. (Foto SIB/Jhon Manalu)
ke-59, Kamis (4/9) di Auditorium

Sinode Godang HKBP ke-59 di Seminarium Sipoholon telah berakhir, Sabtu (6/9) kemarin. Sinode yang belangsung aman dan lancar berhasil. memilih Ephorus, Sekjen, Kepala Departemen dan 26 Praeses untuk periode 2008-2012, Hari ini, Minggu (7/9) seluruh Pucuk Pimpinan HKBP tersebut dan 26 Praeses akan dilantik di Gereja HKBP Pearaja Tarutung.

Sebagai Ephorus Pdt Dr Bonar Napitupulu, Sekjen Pdt Ramlan Hutahaean MTh, Kepala Departemen Koinonia Pdt Dr Jamilin Sirait, Kepala Departemen Marturia Pdt Dr Binsar Nainggolan dan Kepala Departemen Diakonia Pdt Nelson Siregar.

Sedangkan 26 Praeses yang pemilihannya dilakukan, Sabtu (6/9), hingga tengah malam masih berlangsung penghitungan suara. Ada 52 orang calon Praeses yang diajukan Ephorus terpilih untuk dipilih, namun yang dipilih hanya 26 orang, di antara calon itu ada tiga orang calon pendeta perempuan.

Hasil pantauan SIB, selama berlangsung penghitungan suara untuk pemilihan Praeses, tampak masing–masing calon tidak sabar menunggu hasilnya dan mereka berulang kali beranjak dari tempat duduk melihat lebih dekat ke papan penghitungan. Sehingga berulangkali panitia mengumumkan untuk sabar.

Walaupun pemilihan telah selesai dilakukan jam 15.30 WIB, namun hingga pukul 19.00 WIB penghitungan masih berlangsung dan diperkirakan akan sampai tengah malam. Seluruh calon masih tetap bertahan di tempat duduknya, namun para peserta sudah banyak yang meninggalkan ruangan dan bahkan sudah banyak yang pulang kampung karena agenda Sinode Godang telah selesai.

Sejak hari pertama hingga hari terakhir Sinode Godang di Seminarium Sipoholon, makanan peserta dihidangkan makanan “namarmiak-miak.” Hal tersebut juga diakui salah seorang Seksi Akomodasi Pdt Kardi Simanjuntak STh. “Kita berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh peserta sinode ini. Dan dengan makanan “namarmiak-miak” alias B2 ini kita harapkan hasil sinode pun “marmiak-miak” sehingga menjadi garam dan terang dunia,” jelas Simanjuntak.

Hal yang sama diakui salah seorang peserta sinode Pdt J Simangunsung dan melihat pelaksanaan Sinode Godang ke-59 itu sangat baik Bukan hanya makanannya yang enak, tetapi juga suasana di sinode berlangsung damai penuh suka cita. “Puji Tuhan sinode kita berlangsung dalam damai,” ucapnya.

Sumber : Sinar Indonesia Baru (SIB)

Seminarium Sipoholon Pasca Sinode Godang

Liputan No Comments »
Syukur bagi Tuhan Sinode Godang HKBP telah selesai dilaksanakan. Pimpinan HKBP yang baru juga telah terpilih. Berita ini tentu membuat semua jemaat atau warga HKBP bersukacita. Sukacita seperti ini bukan hanya bagi jemaat HKBP tetapi bagi warga Kristen pada umumnya. Kenapa tidak? Sinode godang yang dikabarkan ribut ternyata aman tentram. Sejuk….ada kesejukan ….sebagaimana diharapkan Panitia dan Pimpinan HKBP sebelumnya. Saat ini kompleks Seminarium sipoholon sudah mulai sepi di banding dengan keadaan selama ini. Umbul-umbul dan spanduk sudah mulai diturunkan, sampah-sampah dibersihkan sehingga keindahan Seminarium kembali tampak bagi para pengunjung. Demikian juga tenda-tenda tempat jualan sudah mulai dibongkar dan disimpan di satu tempat. Itu artinya akan dipergunakan kembali ketika kegiatan akbar terjadi

.

Bukan hanya itu saja. Masyarakat Simanungkalit sangat merasakan hasil yang sangat baik dari sinode godang ini. Selain kampung mereka dikunjungi tetapi jualan mereka habis terjual. Ketika salah seorang pemilik warung selama sinode ini ditanya berapa keuntungan yang didapat. Jawabnya: ” Rp 3 juta…..” Ha…., gaji sebulan seorang pegawai kantor Bupati. Jual apa saja rupanya? Ada Juice, makanan khas Batak, mie gorong, pokoknya semua jenis jualan diserbu peserta.
.
Sumber : Pdt. Pahala J. Simanjuntak, MTh

Komunitas Credit Union Modifikasi HKBP Mengucapkan Selamat Kepada Kadep Diakonia HKBP Terpilih : Pdt Nelson Siregar

Berita Nasional No Comments »
Dalam Laporan Barita Pangulaon dari Kepala Departemen Diakonia HKBP Periode 2004-8, Pdt Nelson Siregar menginformasikan bahwa hingga kini telah ada 9 gelombang Pendidikan/ Pelatihan Credit Union Modifikasi di Taman Jubileum 100 Tahun GBKP Sukamakmur. Pelatihan tersebut difasilitasi oleh Bapak Dr Mangara Pintor Ambarita, yang hingga kini menjabat Direktur Utama Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Pijer Podi Kekelengan, milik Yayasan Ate Keleng, GBKP.

.

Salah satu keberhasilan Departemen Diakonia pada periode ini terutama tampak dalam giatnya pelaksanaan Pelatihan-pelatihan, pembinaan, seminar dan kegiatan lain yang orientasinya adalah pemberdayaan dan peningkatan SDM warga dan para pelayan di lingkungan HKBP.

.

Banyak pihak mengakui bahwa kegiatan2 tersebut sangat membantu dalam rangka pelayanan gereja HKBP yang kian dituntut untuk menjadi holistik dan terpadu. Bagian yang sangat perlu dalam gereja terbesar dan tersebar di Asia Tenggara, bahkan di dunia ini adalah memadukan konsep dan metode pelayanan dari aras hatopan hingga ke jemaat-jemaat lokal. Satu waktu gereja di pispis ri dan di kota akan sama konsep dan pengejawantahan pelayanannya.

.

Harapan ini juga tampak dalam Sinode Godang ke-59 lalu, dengan terpilihnya kembali Bapak Pdt Nelson Siregar, figur yang diharapkan dalam memimpin Departemen yang kini ngetrend ini, istimewa menyambut rangkaian persiapan Jubileum 150 Tahun HKBP yaitu TAHUN DIAKONIA pada 2009.

.

Komunitas CUM pada waktu yang tidak lama seharusnya dapat memfasilitasi sendiri pelatihan-pelatihan kepada para Calon Manager MicroFinance, pelatihan peternakan, pertanian dlsb. Mendukung ekonomi kerakyatan dan gereja. Juga implementasi akuntabilitas, dan transparansi yang didengungdengungkan dalam institusi ini dapat terwujud dengan teladan dari sistem otonom akuntansoi CUM di HKBP.

.

Selamat kepada Bapak Pdt Nelson Siregar, semoga Tuhan memberi kesehatan, hikmat dan kekuatan yang darinya untuk memimpin Departemen Diakonia HKBP 4 tahun ke depan menyongsong masa depan gereja yang lebih baik.

.
Sumber : Bakti J. Situmorang

Meskipun Tidak Menjadi Ephorus, Pdt WTP Simarmata MA Tidak akan Tinggalkan HKBP

Berita Nasional No Comments »
Mantan Sekjen HKBP dua periode Pdt WTP Simarmata MA menegaskan, tidak akan meninggalkan HKBP, meskipun tidak terpilih menjadi Ephorus periode 2008-2012 dalam Sinode Godang HKBP ke-59 yang telah selesai dengan baik di Seminarium Sipoholon.

Simarmata yang juga Ketua Umum PGI Wilayah Sumut itu mengatakan, tetap mendukung dan mendoakan Pucuk Pimpinan HKBP hasil Sinode Godang tersebut yaitu Ephorus Pdt Dr Bonar Napitupulu, Sekjen Pdt Ramlan Hutahaean MTh dan para kepala departemen, sehingga sukses dalam menjalankan pelayanannya selama 4 tahun ke depan. “Selain itu, saya juga akan meminta mitra-mitra dan oikumenis nasional dan internasional untuk mendukung program Pimpinan HKBP,” tegasnya menjawab Wartawan SIB, Senin (8/9).

Dengan tidak terpilih sebagai Ephorus, Simarmata tetap siap sedia mengemban tugas pelayanan baru di HKBP yang akan diberikan Pucuk Pimpinan, namun dirinya mengharapkan agar Ephorus dapat menempatkannya dalam Badan Pekabaran Injil HKBP. Badan ini telah diputuskan dalam rapat Majelis Pekerja Sinode HKBP. “Walaupun ada Biro Pekabaran Injil yang atasannya Marturia, namun saya mengharap agar Ephorus dapat memakai saya sebagai Kepala atau Pimpinan Badan Pekabaran Injil HKBP. Memang ada ajakan supaya saya menjadi pendeta resort, namun saya lebih tertarik menjadi Pimpinan Badan Pekabaran Injil,” harapnya.

.

Alasannya, bahwa Simarmata lebih tertarik membangun warga jemaat di daerah-daerah terpencil seperti di Pulau Rupat, Mentawai dan lain-lain, bahkan di luar negeri yang belum tersentuh pelayanan HKBP. “Cita-cita saya agar pelayanan ini dilakukan secara modern, bukan hanya memberitakan Injil namun juga menyangkut pembangunan pertanian, pendidikan, kesehatan maupun persekutuan di berbagai daerah termasuk pembinaan buruh pabrik, dengan didorong thema Sinode Godang HKBP ke-59 yaitu “Beritakanlah Injil ke segala makhluk.”

.

“Saya menyadari bahwa tugas itu sangat mendesak, karena warga kita masih banyak yang miskin dan butuh perhatian dari HKBP. Tujuan kita adalah mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

.

Selain itu, Simarmata juga akan menggunakan waktu untuk mendorong pembentukan Propinsi Tapanuli, karena tujuannya untuk mensejahterahkan masyarakat, bukan tujuan kelompok tertentu.

.

“Memang banyak tawaran baru dari teman-teman untuk kegiatan oikumenis gereja, baik itu untuk Ketua atau Sekum PGI Pusat maupun oikumenis lainnya, namun saat ini saya lebih tertarik di HKBP.

.

Mengenai pelaksanaan Sinode Godang yang telah usai, ia menjelaskan bahwa sinode telah berlangsung lancar dan damai. “Ke depan, tetaplah menjaga keutuhan HKBP,” jelasnya. (M19/d)

Choir Concert 2008 "Praise The Lord"

Uncategorized No Comments »

.

Choir Concert 2008 yang bertemakan Praise The Lord (Mazmur 150:6) rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 29 November 2008 mulai pukul 19.00 wib dan bertempat di Gereja HKBP, Gunungsitoli, Nias. Dalam acara ini akan diisi dengan Paduan Suara NHKBP Gunungsitoli Nias dengan arahan conductor Ronald Simanjuntak.

.

Bagi yang memerlukan tiket dan informasi dapat melalui Gereja HKBP Gunungsitoli Jl. Jendral Ahmad Yani No.36 Gunungsitoli Nias pada hari Kamis dan Sabtu pukul 20.00 s.d. 22.00 wib. Atau lewat email di nhkbpgusit@gmail.com.

.

Sedangkan Contact Person yang dapat dihubungi adalah Rafika Nainggolan (0812-6465706) dan Lamhot Parhusip (0852-61480906)

Pagelaran Drama dan Tari "Terpilih untuk Bersaksi"

Kegiatan No Comments »

.

Suatu persembahan dalam rangka Parheheon NHKBP Rawamangun 2008 yang bekerja sama dengan Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu HKBP Rawamangun kali ini berupa Pagelaran Drama dan Tari dengan tema “Terpilih untuk Bersaksi”.

.

Pagelaran drama dan tari ini berkisah tentang perjalanan hidup DR. Ingwer Ludwig Nommensen selama 57 tahun dalam menyebarkan INJIL di Tanah Batak. Acara ini rencananya dilaksanakan hari Jumat tanggal 26 September 2008 pukul 18.30 s.d. 21.00 wib dan bertempat di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

.

Sedangkan tiket masuk bervariasi, mulai dari Paltinum (Rp 7.000.000), Gold (Rp 5.000.000), Silver (Rp 2.500.000), Kelas 1 (Rp 1.000.000), Kelas 2 (Rp 750.000), Kelas 3 (Rp 250.000), Festival (Rp 25.000).

.

Bagi yang memerlukan tiket Platinum s.d. Kelas 3 atau informasinya dapat menghubungi Haposan Manurung (0816.724.835), Doan Sidabutar (0812.1001.9055/3340.6080), dan Asih Sitorus (0816.1179.970/9908.7336). Sedangkan bagi yang memerlukan tiket kelas Festival atau informasinya dapat menghubungi Bistok Batubara (0816.728.260) dan Juni Sitorus (0856.9570.4786/9177.5310)

Hasil Akhir Pemilihan Kadep Diakonia HKBP

Liputan No Comments »

.

Akhirnya setelah makan malam panita mengitung perolehan suara kedua calon Kadep Diakonia, akhirnya .. haha (kaya film india)

.
Pdt Nelson 609 suara
Pdtt Plasthon 511 suara
Blanko 1 suara: Jumlah 1121 suara.
.

Dengan demikian secara resmi Pdt Nelson Flores Siegar terpilih kembali menjadi Kepala Departemen Diakonia HKBP Periode 2008-2012.

.

Ini adalah kali kedua beliau terpilih menjadi Kadep yang membidangi Pelayanan diakonia, ualon parasinirohaon, caritas emergency dan pelayanan kasih lainnya. Semoga bidang ini tetap menjadi perhatian khusus gereja ini, sebab peleyanan gereja mesti holistik menyentuh hidup kerohaanian dan tidak kurang perlunya adalah kehidupan jasmani, kemasyarakatan, dan ekonomi rakyat.

.
Dengan demikian lengkaplah Uluan Pimpinan HKBP Fungsionaris HKBP 2008-2012 :
.
Ephorus : Pdt Dr Bonar Napitupulu
Sekjend : Pdt Ramlan Hutahaean, MTh
Kadep Koinonia : Pdt Dr Jamilin Sirait
Kadep Marturia : Pdt Dr Binsar Nainggolan
Kadep Diakonia : Pdt Nelson Flores Siregar, STh.
.

52 Nama-nama Calon Praesses akan diumumkan hari ini untuk dipilih Sinodisten dari 98 nama Balon Praesses yang dipilih dalam Sinode-sinode Distrik.

.
Sumber : Bakti J Situmorang
.

Pdt Ramlan Hutahaean MTh Terpilih Menjadi Sekjen HKBP

Berita Nasional No Comments »
Melalui pemilihan yang berlangsung dua putaran dalam Sinode Godang HKBP ke-59 di Auditorium Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara, Kamis (4/9) malam hingga Jumat (5/9) dini hari, Pdt Ramlan Hutahaean MTh terpilih menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP periode 2008-2012.

.

Dalam pemilihan putaran kedua tersebut Pdt Ramlan Hutahaean MTh mendulang suara 739 suara mengungguli calon lainnya Pdt Rambio J Hutagaol. Saat itu sinodestan yang memberikan hak suaranya 1.117 orang dan dari jumlah itu 6 suara dinyatakan batal.

.

Penetapan Pdt Ramlan Hutahaean MTh dan Pdt Rambio J Hutagaol maju ke putaran kedua pemilihan Sekjen karena pada pemilihan putaran pertama yang diikuti 6 calon keduanya merupakan peraih suara terbanyak dan tidak ada yang menembus perolehan suara dengan ketentuan ½ N + 1.

.

Pada putaran pertama yang dimulai Kamis malam (4/9) sekira pukul 21.00 WIB, jumlah calon yang tampil sebanyak enam orang masing-masing Pdt Ramlan Hutahaean MTh memperoleh sebanyak 474 suara, Pdt Rambio J Hutagaol mendapat 266 suara, Pdt Janter Tambunan mendapat 172 suara, Pdt BDF Sidabutar mendapat 90 suara, Pdt Darwin Lumbantobing mendapat 141 suara dan Pdt STP Siahaan mendapat 79 suara.

.

Dengan terpilihnya Pdt Ramlan Hutahaean MTh yang sebelumnya menjabat sebagai Pendeta Ressort Tanah Tinggi Jakarta Timur, maka Sinode Godang telah berhasil melaksanakan dua agenda pemilihan setelah sebelumnya menetapkan Pdt DR Bonar Napitupulu sebagai Ephorus HKBP yang juga melalui pemilihan sebanyak dua putaran.

.

Setelah terpilih menjadi Sekjen HKBP periode 2008-2012, Pdt Ramlan Hutahaean MTh dalam perbincangannya dengan wartawan mengatakan harapan ke depan sebagai pucuk pimpinan HKBP adalah HKBP menjadi garam dan kesaksiannya di dengar serta keberadaan HKBP dalam pelayanannya terasa di semua tempat dan diterima seluruh masyarakat.

.

Ia berpendapat, bahwa akhir-akhir ini HKBP terlihat sudah semakin matang dan mulai mampu berbeda pendapat sebagaimana yang diperlihatkan pada Sinode Godang ke-59 yang sedang dilaksanakan.

.
DR Jamilin Sirait Kadep Koinonia
.

Sementara itu, pada agenda pemilihan yang ketiga yaitu pemilihan Kepala Departemen (Kadep) Koinonia berhasil dimenangkan Pdt DR Jamilin Sirait yang juga melalui pemilihan putaran kedua.

.

Dalam pemilihan tersebut Pdt DR Jamilin Sirait memperoleh sebanyak 660 suara mengungguli calon lainnya Pdt BM Siagian (Kepala Departemen Koinonia periode 2004-2008) yang mendapatkan 520. Pada saat itu jumlah sinodestan yang memberikan hak suaranya 1.192 orang dan dari jumlah itu 12 suara dinyatakan batal.

.

Putaran pertama pemilihan Kadep Koinonia diikuti 3 calon yaitu Pdt BM Siagian memperoleh 455 suara, Pdt Jamilin Sirait mendapatkan 435 suara dan Pdt Willem Tampubolon mendapat 293 suara. Dengan hasil perolehan suara tersebut Pdt BM Siagian dan Pdt Jamilin Sirait dinyatakan maju ke putaran kedua yang berhasil dimenangkan Pdt DR Jamilin Sirait. (PR3/M19/y)
.
Sumber : Sinar Indonesia Baru (SIB)

Theme & Icons by N.Design Studio.
Entries RSS Comments RSS Log in